Red Beryl (Bixbite)
Seluruh anggota dari keluarga Beryl memiliki komposisi kimia beryllium aluminium cyclosilicate, Beryl murni adalah colorless (tidak berwarna) yang dikenal dgn nama Goshenite, namun adanya unsur lain yg bercampur ketika proses lahirnya sebuah Beryl itu yg kemudian membuatnya memiliki warna lain. Seperti contohnya chromium dan vanadium untuk Emerald, iron untuk Aquamarine dan Golden Beryl, dan manganese untuk Morganite dan Red Beryl.
Seluruh
anggota dari keluarga Beryl memiliki komposisi kimia beryllium aluminium cyclosilicate,
Beryl murni adalah colorless (tidak berwarna) yang dikenal dgn nama Goshenite,
namun adanya unsur lain yg bercampur ketika proses lahirnya sebuah Beryl itu yg
kemudian membuatnya memiliki warna lain. Seperti contohnya chromium dan
vanadium untuk Emerald, iron untuk Aquamarine dan Golden Beryl, dan manganese untuk
Morganite dan Red Beryl.
Emerald
adalah spesies yang paling terkenal di dalam keluarga Beryl, diikuti oleh
Aquamarine, Morganite, dan Golden Beryl. Tapi Emerald bukanlah yg terlangka,
label ini dimiliki oleh Red Beryl yg dikenal juga dengan nama Bixbite.
Maynard
Bixbi (1853-1935) di tahun 1904 ketika sedang melakukan penambangan di
pegunungan Thomas barat dari Utah telah
menemukan sebuah kristal yg memiliki warna berbeda dari kristal kristal
sebelumnya. Saat itu merupakan hal yg lumrah bagi masyarakat disekitar tambang
akan kristal Beryl yg berwarna hijau adalah Emerald dan warna biru adalah
Aquamarine dll. Maynard Bixbi, walaupun dia cukup yakin bahwa kristal tsb juga
dari keluarga Beryl dengan melihat struktur kristalnya yang tidak berbeda dgn
Beryl, namun warna tsb merupakan yg pertama kalinya ditemukan. Akhirnya beliau
mengirimkan beberapa sample kepada Profesor W.F Hillebrand seorang ahli
geokimia unuk dianalisa lebih lanjut di universitas nasional di Washington dan
mengidentifikasikan bahwa ini adalah spesies baru dari keluarga Beryl. Akhirnya
di tahun 1912 sebagai sebuah kehormatan bagi penemunya Dr A. Eppler
menamakannya dengan Bixbite.
Spesies
ini memiliki beberapa nama yg berbeda; Red Beryl, Red
Emerald, dan Bixbite. Saat ini nama Bixbite cukup beresiko untuk
digunakan menurut konfederasi perhiasan dunia dikarenakan Waynard Bixbi juga
menemukan sebuah spesies yg diberi nama BixByte (bukan Bixbite) sebuah mineral
yg memiliki komposisi kimia manganese iron
oxide (Mn,Fe)2O3 dan
dilabelkan nama tsb juga sebagai kehormatan untuk penemunya. Hari ini
Red Beryl lebih sering digunakan untuk spesies ini, walaupun sampai saat ini
tidak pernah terjadi pelarangan untuk menyebutnya dgn nama nama sebelumnya.
Red Beryl merupakan salah satu spesies langka, sampai saat ini hanya terdapat di 3 tempat yaitu di; pegunungan Wah Wah selatan Utah, pegunungan Thomas di barat Utah dan di daerah Black RangeNew Mexico dan merupakan salah satu spesies langka dari batu permata dunia.
Jesse Taslim G.G (GRI-Lab)

